Kamis, 20 Desember 2012

disfrutar


Sudah terlalu lama aku berdiam diri. sudah terlalu lama aku berpura pura tak peduli dan mencoba untuk tidak peduli seutuhnya.
kamu adalah alasanku untuk memulai semua ini. Kamu adalah kebencian yang aku coba musnahkan. Kamu adalah kemarahan yang coba aku redam dengan bersenandung. Kamu adalah keegoisan yang tak akan pernah pudar.
Tapi kamu adalah ketenangan yang selalu aku nanti. Kamu adalah keindahan dalam keangkuhan yang aku ciptakan. Kamu adalah kebahagiaan yang tak bisa aku hindari.
Kamu tak mengerti ? sudahlah, jangan dipaksakan. Biarkan waktu yang membantu mu untuk mengerti semuanya.
Aku tidak menghindarimu, atau malah kamu yang menghindariku. Aku hanya ingin saat pertemuan kita  nanti akan meninggalkan kesan yang tidak bisa aku dan kamu lupakan. Aku ingin saat pertemuan kita nanti, aku membawa segudang cerita tentang perjalananku yang menakjubkan. aku ingin kita segera menyelesaikan permainan ini. Itu semua hanya keinginanku yang aku rancang sedemikian rupa agar terlihat sempurna dimatamu.
Tapi aku tak peduli dengan pandanganmu. Karena pada waktunya nanti semua akan hilang, lenyap entah kemana. Hanya ada perpisahan atau sengaja memisahkan. Aku akan menyelesaikan perjalananku terlebih dahulu. Nikmati perjalananmu.
Selamat jalan. Sampai jumpa. Aku akan menemuimu saat aku telah menyelesaikan perjalananku dan menemukan kesuksesanku. Atau saat aku telah menemukan alasan yang tepat untuk menemuimu.

Kamis, 01 November 2012

walk or run, either way enjoy your journey.

seperti janji gue kemarin, bener ga ? bener aja deh biar cepet. kali ini gue mau serius sharing. emm, setelah gue berfikir sambil tidur, akhirnya gue putuskan gue ambil topik 'tujuan hidup'. hahahaha, kenapa ? berat banget bahasannya ? ngga lah, santai. gini, ya bisa dikatakan gue lagi dilema dengan tujuan hidup gue. eciiieee, cherrybelle kali ah dilema, eh tp emang ada judul lagu chibi yang dilema ?! SKIP.

udah tau tujuan idup lu apa ? jadi orang yang bahagia dunia dan akhirat. KLISE. bener deh, gue paling sebel sama orang kalo ditanya jawab kaya gitu, atau dia jawab " ah, gue mah ngikutin aja. let it flow lah". kalo ada panci disitu, gue masak mie instan deh. *oke, jangan digubris*. ngikutin aja. let it flow. diih, lu mau disamain sama sampah di sungai ? atau kotoran yang ngambang ? mereka semua kan ngikutin arus aja. mau idup lu disamain kaya gitu ? cuma orang putus asa yang idupnya kaya gitu. yup, gue percaya kalo masing masing manusia udah punya takdirnya, tapi gue juga percaya kalo Tuhan pun punya banyak takdir untuk umat-Nya. gini, gue percaya Tuhan udah nyediain banyak pilihan buat umat-Nya. jadi, tugas kita sebagai manusia memilih dari pilihan yang ditawarkan Tuhan. jangan percaya sama pepatah kesempatan ga dateng dua kali, bullshit. itu sih cuma buat orang yang mau enak doang. kesempatan datang berkali kali men.

nah, sekarang ini gue lagi mengalami apa ya istilahnya, ga ada tujuan sindrom. hahaha, ngarang banget. intinya itulah.hidup gue semenjak masuk dunia kerja itu flaaaaaaattttt banget. ga ada yang gue tunggu. jadi ya cuma sekedar jalanin hari hari doang gitu. waktu masih SMA, kuliah, gue amat sangat bersemangat ngejalaninnya. ada target yang gue pegang. at least waktu SMA target gue, gue pengen lanjut kuliah. pas kuliah, target gue cepet kerja. nah sekarang udah kerja, gue udah ga punya target lagi apa kedepannya. ada sih, NIKAH. tapi itu masih bureeeemmmmm, tinggal nunggu mati aja kali yaaah. eh, bener kan ? apalagi coba yang ditunggu, takdir, siapa yang tau.

kalo menurut gue sih cuma kurang motivasi aja. karna emang lagi gak ada yang gue pengenin banget. alhamdulillah semua yang gue pengen udah bisa gue dapet. makanya itu ketika gue kehabisan motivasi itu, apalagi yang gue tungguin. banyak orang mugkin yang pengen ada diposisi gue sekarang. buat gue sombong itu perlu. sombong itu buat menambah nilai jual diri lu. jaman sekarang kalo lu kebanyakan ngerendah, lama lama lu direndahin orang. jujur, salah satu motivasi gue yang terbaik sampai saat ini adalah dendam. ada beberapa orang yang pengen gue tunjukin banget kalo omongan dari mulut busuk lu tentang gue itu cuma tanda ketidakmampuan lu jadi kaya gue. dan pembalasan dendam yang paling menyakitkan itu bukan dengan nusuk orang yang lu benci itu, atau dengan menyingkirkan mereka dari hidup lu, tapi dengan lu menjadi orang sukses. itu pembalsan dendam paling ampuh yang bisa bikin musuh lu sakit.. ya, biarin mereka yang ngebenci lu, dan biarkan dendam lu jadi motivasi buat lu. dan itu yang masih gue pegang ampe sekarang.keliatan arogan ? bodo. selama gue enjoy, i dont care about what they said.

Selasa, 02 Oktober 2012

try to enjoy my way. mw own way.

i believe that every persons have their own way. so just enjoy it, God has perfect timing.

Rabu, 29 Agustus 2012

tangled


Medannya terlalu berat. Harus putar balik dan cari jalan alternatif. Aku terbiasa menjalaninya sendirian. Tapi kali ini aku tak sanggup. Keangkuhanku runtuh, ya, aku membutuhkan seorang teman. Hanya seorang saja, tak banyak. Tapi sudahlah. Aku tak mau mengemis, akupun tak mau dikasihani. Aku cukup tangguh melalui jalan ini, sedikit sayatan tak akan mengusikku.

Aku sanggup jika harus bertarung melawan sejuta musuh, tapi aku tak sanggup bertarung melawan diriku sendiri. Saat logika dan hati tak sejalan. Saat ego meruntuhkan harapan. Saat ucapan dan keinginan bertolak belakang. Aku terlalu lemah melawan diriku sendiri.

Ada kalanya logika dan hati tak sejalan. Ada kalanya logika mengalahkan keyakinan yang sudah terpatri dalam hati. Tapi ada kalanya logika tak bisa menjelaskan semuanya. Ada hal hal yang tidak perlu dipahami. Ada hal hal yang tercipta memang untuk mengalahkan logika. Dan aku hanya cukup untuk berbesar hati menerimanya. Lalu aku akan mengerti dengan sendirinya.

Bukankah dalam hidup ada perhentian ? tak perlu terus kencang berlari. Santailah sejenak. Nikamti setiap langkah yang dilalui. Tak apalah jika tujuan awal terbengkalai, Tuhan menyediakan banyak pilihan didepan sana. Jangan terlena, pemandangan itu pun hanya fatamorgana. Bersiaplah untuk berlari kembali. Jika tidak, kau mau merima sisa dari orang lain ?

Aku bukanlah seseorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati. Aku juga bukan peramal masa depan. Aku hanya pemimpi kecil yang berusaha untuk mengubah nasibnya. Bukankah sang malam masih memiliki bintang untuk meneranginya ? bukankah setelah hujan akan terbit keindahan lain, emm, katakan sajalah itu pelangi. Bukankah dibalik teriknya matahari sang awan masih setia mendampinginya ? mengerti maksudku ? tidak ? baiklah, tak usah dipaksakan.

Aku tidak kesepian. Sama sekali tidak. Aku tidak peduli jika harus melewati semuanya seorang diri. Tapi kali ini, aku hanya membutuhkan seorang, tidak banyak. Bukan untuk menemaniku, tapi untuk mengingatkanku. Bukan untuk mendampingi setiap langkahku, tapi untuk mendorongku disaat aku telah salah langkah. Bukan untuk memberikanku semangat, tapi untuk memarahiku disaat aku mulai mengeluh.

Aku mau bercerita sedikit tentang teman temanku. Aku mempunyai banyak sekali teman. Akan kuperkenalkan, ada si angkuh, si ego, si keras kepala, si pembangkang, si angkuh, si penyabar, si pendiam, si pemimpi, si ambisius, daannn.... emm, aku lupa ada siapa lagi, karena mereka datang dan pergi sesuka hati. Mereka semua teman temanku. Walaupun kami sering sekali berselisih, tapi mereka selalu ada kapanpun aku membutuhkan mereka.

Aku rasa obrolan ini mulai menjadi satu arah. Ayolah, temani aku berbincang untuk kali ini saja. Akan kubayar setiap waktumu untuk menemaniku berbincang. Tidak bisa ? baiklah baiklah, aku tidak akan memaksa. Kau sudah siap untuk berlari kembali ? teruskan perjalananmu, aku masih ingin menikmati fatamorgana ini. Aku akan menyusulmu melalui jalan alternatifku. sampai jumpa dibentuk kehidupan yang lain, mungkin. saat aku telah menemukan alasan untuk tetap bertahan pada tempatku dan kau menemukan alasan untuk pergi meninggalkan tempatmu.

Minggu, 26 Agustus 2012

el aventurero


Kekecewaan. Terbiasa merasakan semuanya, sedari dulu. Tidak perlu ada yang disesali dan tidak perlu ada yang diperbaiki. Karena semua yang telah dilakukan tidak akan pernah terasa cukup. Nikmati sajalah.
Semua berubah, tanpa harus tau kenapa. Harapan membumbung tinggi, jatuh seketika melihat kenyataan tak mampu menyajikan keindahan. Sekali lagi, nikmati sajalah.

Aku akan membuat semuanya menjadi indah, ya tentu saja indah dimataku. Aku tak peduli jika itu terlihat buruk dimata seorang picisan. Cukuplah aku mengais dari sisa sisa jilatan orang lain. Atau orang lain yang mengais dari sisa jilatanku.

Tidak ada yang perlu dipikirkan, tidak perlu ada yang dipahami, hanya perlu menerima. Dan semua akan terasa begitu indah. Jika aku harus berdarah, aku akan melakukannya, bukan untukmu, tapi untuk kebahagiaan. Kebahagiaan aku dan kamu, mungkin.

Terasa melelahkan. Sangat melelahkan. Tergurat senyum paksa dari bibir tipis, di dalam tersayat hati. Sandiwara ini begitu sempurna. Tepuk tangan riuh melambungkan angan. Akulah sang penghibur. Sombong. Itu yang aku perlukan. Dan akan terus aku pertahankan.

Menunggu. Terus menunggu. Ya, aku masih akan terus menunggu. Sampai raga ini tak mampu lagi menopang semua ego. Sampai raga ini terseok seok menumpahkan keangkuhan. Dan sampai raga ini kembali pada asalnya. Biarkan semuanya terkuras habis, karena aku tidak suka menyisakan apapun. Apapun. 

O ya, jangan khawatir, aku tidak butuk seseorang untuk mendengarkan keluh kesahku, aku pun tak butuh tempat untuk berbagi. Aku tak butuh lebih banyak penjilat. Sudah kubilang bukan ? aku seorang yang angkuh, kesombonganku adalah tahtaku. Egoku adalah hartaku. Dengan itu semua aku membangun kerajaanku.

Aku tak sampai hati menyeret kalian ke dalam duniaku yang skeptis, sporadis. Aku beritahu, banyak lembah hitam disini. Aku bukanlah seorang yang lihai mambaca hati, tapi aku tahu kalian tidak akan mau berkunjung ke tempatku ini. Aku tak butuh belas kasihan, cukuplah bersandiwara, jangan sampai aku muntah dimuka kalian. Tapi tenang, ketika aku mempunyai sedikit kebahagiaan, aku akan mengunjungi dunia kalian, akan kubagi dengan senang hati. Aku memang seorang yang angkuh, tapi aku masih mempunyai sedikit hati sisa pemberian Tuhan.

Kenapa ? Terasa kasar ? Dunia kalian yang terlalu lembut. Ini hal yang biasa di duniaku. Tak perlu logika untuk memahami duniaku. Dan tidak perlu juga mencoba memahami bagaimana sesuatu bisa terjadi. Cukup rasakan dan nikmati. Kalian akan mengerti dengan sendirinya.

Sudah lama aku berniat melakukan perjalanan panjang meninggalkan kerajaanku. Melangkahkan kaki ke tempat dimana cinta akan tumbuh dengan subur. Aku sudah pernah melakukannya. Tapi aku kembali. Aku salah menilai dunia kalian. Tidak selembut yang aku bayangkan. Bahkan lebih kejam dari duniaku. Emm, apa bahasa didunia kalian jika ada orang yang bermuka dua ? o ya, munafik. Banyak orang orang munafik di dunia kalian. Itu jauh lebih kejam dari kesombonganku. Mereka bertingkah baik kepadaku, tapi ketika aku berbalik mereka menyerangku.

Sudah cukup aku rasa.

Rabu, 11 April 2012

revisi pasti berlalu

huuuuuaaaaa, saya setress, saya setress *panik* .
maaf ye, nongol-nongol langsung bikin panik, tapi emang gue lagi setress berat nih nyusun skripsi a.k.a tugas akhir *tarik nafas, tahan ampe taun depan*
ternyata begini ya rasanya, bener deh, mending gw UN lagi dah daripada harus nyusun nyusun beginian .
cerita dikit deh ya. berhubung gue sekarang udah tingkat akhir, jadi mau ga mau gue harus menyelesaikan perkuliahan gue secepatnya. nah, berhubung juga gue ngambilnya d3, jadi, semester akhir ini gue harus mengikuti pula yang namanya PKL (Praktek Kerja Lapang). ceritanya sih supaya kita tau gimana suasana kantor yang sesungguhnya.
gue dan 2 org temen gue lainnya ber-PKL di salah satu kementerian di indonesia, yg terletak di tugu tani (apa hayoooo, tau gaaaa).

klo di tempat PKL nya sih ga ada masalah yang terlalu berarti, cuma ya, awal-awal sempet shock aja kena damprat si bendahara pengeluaran (FYI : gw ditempatin di bendahara pengeluaran). jadi, waktu sekitar baru 2 hari kita PKL, si bendahara ini menyuruh kita untuk mengarsipkan dokumen gitu. nah, setelah selesai, dan sorenya cek dan ricek, si bendahara ini merasa dia kehilangan segumpal dokumen. eng ing eng, kita langsung menjadi tersangka utama gitu . padahal gw yakin banget klo semua dokumennya udah dibalikin. gue udah kalang kabut itu nyariin dokumen, masalahnya dokumen negara meeeen, klo ilang ntar gue bisa dipecat SBY jadi anak #ehh. dan kalian tau gimana endingnya ?! setelah hampir seharian kalang kabut, nyawa melayang, keringat membanjir (apasiiih) kita mencari itu dokumen, dengan enaknya tu si bendahara bilang :: "neng, dokumennya udah ketemu. saya lupa ternyata kemaren dipinjem si bapa ini".
jegeeeeeeerrrrrrr, hujan badai turun, air mengalir dengan derasnya, jantung berhenti berdetak (maap ya, ngaco). disitu gue langsung plooooooong bgt,. masalahnya kalo dokumen tu kaga ketemu hari itu juga, gue kaga bisa balik meeeen. dan besoknya, mungkin si bendahara itu ngerasa bersalah kali ya, kita ditraktir makan diluar kantor, horrrrreeeeeee.


tempat PKL selesai, data semua udah didapet. sekarang mulai nyicil-nyicil TA. oke, awalnya pun lancar lancar aja, tapi semuanya berubah saat negara api menyerang (-_______-). no, no, seriously, semuanya terhambat saat bimbingan. FYI lagi, gue dapet dosen pembimbing yang supeeeer dupeeeerrrr perfectsionist. pengen nagis guling guling deh rasanya kalo menghadapi dia, ga jauh dari revisi, revisi dan revisi. kalo dikumpulin ada kali itu 3 rim itu revian gue.
bayangkan sodara sodari, gw ganti judul 3 kali, 3 kali. revisi latar belakang pun 3 kali sodara sodari *duduk dibawah shower*

sebenernya sih asik dapet dospem yg mau baca hasil karya kita, karna ada kan tuh beberapa dosen yg acuh tak acuh kepadaku saat dia memberi harapan palsu kepadaku (apalagi sih ini meeeellll). tapi ni dosen pembimbing gue tuh telitinya kebangetan. setiap kali bimbingan pasti revisi, dan revisinya itu baru di BAB 1 sodarah sodarah sebangsah dan setanah aiiiirrrr *ngibar ngibar bendera*. anda bisa bayangkan kapan saya menyentuh bab 4, dan pasti revisinya lebih banyaaak.

siapapuuuuun, tolong memel ya, tolong, bantu doain agar semua ini cepat berlalu dan aku bisa melanjutkan hidupku dengan tenang, aman dan tentram.
janji deh, klo gue wisuda bulan juli 2012 niiih, gue bakaal, gue bakaaaalll..... gue bakaaalllll..... gue bakal apa y ? any idea ?! gue bakal mengamalkan ilmu yg gue dapet selama masa perkuliahan dengan sebaik baiknya deh *anak baik*

okelah, gue mau lanjut beresin srkipshiiit dulu yee, mau kebut kejar target, pokonya minggu ini bab 4 udah harus beres. ga boleh tunda - tunda lagi, ntar gue kaga kawin kawin (laaahh, apa hubungannya ya).

semuanya, doakan yaaaa, bulan juli ini saya bisa melepas predikat sebagai mahasiswa dan menjadi salah satu anak muda perubah bangsa ini menjadi lebih baik *bawa bambu runcing* merdekaaaa !!!!

o ya, satu lagi, kaya badai,. REVISI PASTI BERLALU !!!! SEMANGAAATTTTT !!!

yeaaayy
si merah yg setia mengantarkan sampai tempat tujuan
tempat gue PKL :)


tempat nongkrong sehari hari
ampe bosen liat ini ni
bosen kerja, qt jalan2 :p

Jumat, 10 Februari 2012

Birocrazy


Hei i’m back B-), mumpung ada waktu senggang, curhat dikit ah.
Ya, ya, ya, belakangan ini gue lagi disibukan dengan dunia penajajahan di bidang akademik a.k.a dunia perkuliahan. Memasuki semester akhir tingkat kewarasan mahasiswa semakin menurun, jadi harap maklum aja ya buat warga bogor dan sekitarnya ntar kalo liat ada mahasiswa joged-joged ditengah jalan, yg pasti itu bukan gue.
Emmm, tapi sebenernya gue ga mau cerita itu juga sih ya, agak males juga yah. Tapi sedikit banyak ini masih berkaitan ko (maunya apa sih ni gue -___- ).

No, i’m serious now.  Belakangan ini gue lagi sering merasa kecewa. Not with the situation, yeah, i’m dissapointed with myself. Lagi sering ngerasa bodoh dan ngerasa kalo hal-hal yg gue lakuin selama ini tuh ga guna. Emm, sebenernya kekecewaan ini adalah akumulasi dari semua kekecewaan-kekecewaan yg gue rasain dalam rentang waktu yang berdekatan, dan yang terakhir bersangkutan dengan kiprah dunia perkuliahan gue. Jadi gini, mingu ini gue lagi menjalani serangkaian tes yang konon katanya bisa menghantarkan gue menjadi seorang AKUNTAN handal, padahal yg ‘menilai’ gue juga belum tentu sehandal beliau mencoretkan nilai sebagai tolak ukur kemampuan mahasiswanya (ups, no hard feeling loh ya, gue ga nyebutin merk takut kena UU ITE ). Buat gue, mereka yang diberi wewenang untuk mencantumkan anga-angka itu cuma punya satu kelebihan, mereka lahir lebih dulu daripada gue dan mereka tau lebih dulu daripada gue. Bukan maksud buat menyepelekan, tapi toh ini hukum alam yg berlaku dan akan terus berlaku. Karna gini, banyak di antara mereka yg merasa seperti ‘dewa’ dan mahasiswa harus tunduk kepada mereka karna ancamannya nilai, lagu lama yah.fronta sih tapi rela bagi-bagi, bukan maksud buat menjelekkan suatu profesi atau pihak manapun, tapi toh ini negara demokrasi bukan ?! so, eat that !! hahaha

Tapi tenang, persetan dengan angka-angka itu, Bill Gates yg di D.O dari harvard aja biasa, kenapa gue mesti pusing mikirin ‘birocrazy’ kampus yang tak berujung gini. Terkadang gue suka mikir, pantes pejabat-pejabat di negeri ku tercinta ini pada gila hormat, ya ga heran karna  we can see so clearly what happened when they’re in college. Efek dari ‘birocrazy’ yg berlebihan. Ya, disiplin administrasi emang penting tapi kalo gue bilang agak lebay yah yg diterapin di instansi-instansi. Contoh realnya aja deh, dikampus gue salah satu syarat buat ikut sidang itu harus mengumpulkan bukti pembayaran SPP dua semester terakhir, yg jadi pertanyaannya adalah gimana klo bukti SPP itu ilang ? jawabannya adalah siap-siap aja lu kehilangan kewarasan lu juga atau bahkan nyawa lu (klo ini aga berlebihan). Tapi serius (daritadi serius serius mulu, serius udah bubar woooyy !), ngurusnya tuh ribet minta ampun. Lu harus minta bukti ulang dari bank bersangkutan, terus ngurus lagi ke bagian yg ngurusin spp pihak kampus dan bla bla bla (kepanjangan klo diterusin). Kalo maen logika mah, kenapa ngga di unjukin aja bukti setorannya, bisa pake buku tabungan atau form nya itu. Toh ga mungkin juga kan klo dia belum bayaran tapi bisa naik tingkat dan kebagian kelas, for your information, di kampus gw klo belum bayaran ga bakal kebagian kelas, kasian yah, berasa anak tiri. Dan kejadian ini akan terjadi ketika mahasiswa menduduki tingkat akhir. Bisa kebayang ga sih gimana stresnya klo ada (dan memang ada) yg ngalamin hal kaya gitu. Udah mah pusing ngurusin tugas akhir, seminar dan babibu nya ditambah hal ‘remeh’ kaya gitu.

Yup, gue tau semua ini diterapin buat kebaikan semua pihak (o ya ?! positif thinking aja lah ya), tapi gue selaku warga kampus mempunyai hak untuk protes juga kepada para pengurus atau pengelola kampus ketika gue merasakan ketidak nyamanan karna toh gue juga ga akan ngelunjak dan melupakan kodrat gue sabagai mahasiswa include kewajiban dan haknya.

kadang gue suka ketawa aja gitu kalo ada dosen yang bilag, semoga kalian jadi generasi muda penerus bangsa. emang lucu negeri kita ini. ya kapan mau berubahnya. panteslah sekarang kaya begini, generasi mudanya cuma dipinta buat jadi penerus bangsa, dan yang diterusin itu hal bobrok. well, ini tantangan buat gue juga sih, tapi gue bisa jamin kalo gue ga akan menjadi penurus mereka mereka yang udah-udah. gue akan jadi seorang perubah, kaya power rangers atau sailormoon. pasti seru.

Rabu, 26 Oktober 2011

Have a Nice Ride to Heaven, Super Sic :)


Marco 'Super Sic' Simoncelli, pria kelahiran Cattolica, 20 januari 1987 berkebangsaan italia ini adalah seorang calon bintang masa depan di arena balap motoGP. Marco memulai debut balapnya ketika masih kanak-kanak, pada usia yg masih muda Marco kecil menjuarai Italian Minimoto. Pada tahun 2002 ia mencoba kelas 125cc dan ditahun yang sama ia memenangi gelar 125 cc di eropa. Tahun 2006 ia hijrah ke kelas 250 cc untuk Gilera dan menjadi juara dunia pada tahun 2008. Pada tahun 2010, Marco bergabung ke kelas atas arena balap motor, yaitu motoGP  dan memulai debutnya bersama Honda. Dengan nomor motor 58 dan bersama timnya, Gresini Honda, Marco terkenal sebagai pembalap yg flamboyan. Marco sempat beberapa kali berseteru dengan pembalap GP lainnya karena gaya balapnya yg ugal-ugalan dan dianggap membahayakan yg lainnya. Namun naas, pada tanggal 23 oktober 2011 kemarin, Marco harus mengubur impiannya dalam-dalam untuk kembali naik podium setelah GP australia kemarin, dimana ia menjadi runner-up di belakang casey stoner. Super sic mengalami kecelakaan hebat di GP Sepang, Malaysia. Motornya yg tergelincir di tikungan 11 tidak bisa dekendalikan dan ia bertabrakan dengan Collin Edwars dan rekan senegaranya Valentino Rossi. Disinyalir benturan terjadi begitu keras, helmet Marco pun terlepas dan Marco tergeletak tak berdaya di tengah lintasan. Tepat pukul 16.56 waktu setempat, Marco dinyatakan meninggal oleh tim medis karena trauma yg begitu fatal ada kepala, dada dan leher.

saat motor Simoncelli bertabtarakan dengan edwars dan rossi

Pertama kali gue denger berita kalo Simoncelli meninggal, i was so so so shocked !! and until now i'm still shocked :(
awalnya gue ga ngira kalo dia meninggalnya karena kecelakaan di arena balap. Tapi pemberitaan di media semakin gencar dan mau ga mau gue harus percaya kalo dia bener-bener udah meninggal.
Gue ngikutin motoGP sekitar pertengahan tahun 2008. Sepertinya udah bisa ketebak, yup, i'm bigest fans of Valentino 'The Doctor' Rossi. Ga tau kenapa, pertama kali liat langsung jatuh hati sama si 46 ini. Bukan dari segi fisik, karena kalo masalah ganteng mah gue lebih suka pedrosa, tapi ada semacam karisma yg gue tangkep dari sosok rossi. He's the real legend. All he does is show that he is a real legend.
Dan pada tahun 2010 ini si frizzy hair muncul. Awalnya gue belum tertarik sama si 'bengal' yg satu ini. tapi setelah berlangsung sekitar 5 race, you know what ? he was a miniature of rossi. he was the young rossi and of course he's the next legend like rossi. His frizzy hair made my heart so melted.



so cool :)


Although he has gone, but i will still be his loyal fan. He inspired me to a lot of things. He taught me how to build a dream. He taught me how to achieve a dream that we have neatly stacking. He taught me how to survive inside all of own dream which almost destroyed us. And he taught me what a dream. A dream which we must grasp even that will bet our soul. But I'm happy, he passed away when he tried to reach his ​dream.

58 !!!
No more 'bad boy' in the middle of the track. No more the tall with 'silly' behavior. No more frizzy hair that fluttered before the race began. No more the spirit of a triumphant smile.

Ciao Sic :)
rest in piece



yes, fly away sic, fly :) have a nice ride to heaven

we lost the next 'the doctor', the next legend in the race.

have a nice ride to heaven, simoncelli :)